CNRT-PD Siap Bentuk Pemerintahan IX, Xanana Bawa STAE Ke Pengadilan

DILI, STLNEWS.co – Partai Kongres Nasional Untuk Pembangunan Kembali Timor (CNRT) pimpinan Xanana Gusmao dan Partai Demokrat (PD) pimpinan Mariano Assanami Sabino Lopes secara informal siap untuk membentuk pemerintahan IX periode 2023-2028 karena sudah sepakat untuk koalisi. Formalnya masih menunggu sidang legislatif perdana anggota parlamen baru di Parlamen Nasional. 

Ketua Umum Partai CNRT, Kay Rala Xanana Gusmao mengatakan hal itu kepada wartawan usai pertemuan informal dengan Presiden Republik, Jose Ramos Horta di Istana Kepresidenan Bairo Pite, Dili, Rabu (7/6/2023).  

Orang nomor satu di Partai CNRT itu mengatakan Presiden Republik, Jose Ramos Horta mengundang partai pemenang pemilihan parlamen 2023 melakukan pertemuan informal untuk mengetahui perkembangan politik, terkait kesiapan partai pemenang untuk membentuk pemerintahan IX.

“Saya sudah sampaikan kepada Presiden Republik  bahwa secara informal Partai CNRT dan PD sudah sepakat untuk koalisi. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai CNRT, Francisco Kalbuadi Lay sudah berkunjung ke Kantor Pusat PD dan sudah bicara soal koalisi. Karena itu, kami memberitahu kepada Presiden Republik bahwa kedua partai akan jalan bersama untuk membentuk pemerintahan IX,” tutur Xanana.   

Dalam pertemuan itu, kata Xanana, pihaknya meminta kepada Presiden Horta tentang kepastian jadwal atau kalender untuk pelantikan anggota parlamen dan pemerintahan baru. Presiden Horta dalam pertemuannya dengan Ketua Parlamen Nasional, Aniceto Guterres bahwa pelantikan akan dilakukan pada 22 Juni 2023.

Ia menambahkan kalau  sudah ada anggota parlamen baru, Presiden Republika secara formal mengundang Perdana Menteri (PM) yang ditunjuk partai mayoritas di Parlamen Nasional.

“Hari ini (Rabu-Red.) Presiden Republik mengundang CNRT sebagai partai pemenang pemilihan parlamen 2023, bukan sebagai Perdana Menteri yang ditunjuk partai mayoritas di Parlamen Nasional,” tandasnya.

Xanana menegaskan bahwa pihaknya tidak setuju kalau pelantikan anggota parlamen baru ditunda hingga September 2023. Alasannya, semua proses harus dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku di Parlamen Nasional. Karena itu, pelantikan anggota parlamen baru dilakukan 15 hari setelah keputusan pengadilan banding soal hasil pemilihan parlamen 2023. 

Pada kesempatan itu, Xanana menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Timor Leste, terutama kaum muda karena sudah menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik dan tindak-tanduk baik selama periode kampanye pemilihan parlamen.

Presiden Ramos Horta dalam pertemuan informal itu mengatakan dirinya percaya kepada Partai CNRT dan PD untuk jalan bersama membentuk pemerintahan IX. Ia merasa senang karena pemerintahan IX akan dipimpin langsung oleh Xanana Gusmao yang kemampuannya tidak diragukan lagi untuk membawa negara ini ke depan.

Xanana Bawa STAE Ke Pengadilan

Pada kesempatan itu, Xanana Gusmao kepada wartawan mengatakan pihaknya akan membawa Sekretariat Teknik Administrasi Pemilihan (STAE) ke pengadilan karena diduga kuat melakukan pelanggaran pada pemilihan parlamen 2023.

“Saksi-saksi Partai CNRT melihat STAE dan CNE melakukan pelanggaran pemilihan. CNRT melakukan protes dan membawa STAE ke pengadilan sebagai salah satu pelajaran untuk mengajar kepada generasi baru. Karena di beberapa tempat yang ada anggota Parlamen dari CNRT tidak ada suara. Ini sesuatu yang keterlaluan,” kata Xanana dengan nada keras.

Xanana bertanya pada anggota parlamen Bendita Magno apakah dia ikut coblos atau tidak karena di pusat pemilihan yang dia ikut coblos hasilnya zero. Menjawab pertanyaan itu, Bendita Magno mengatakan dirinya ikut coblos, namun STAE memberikan suara CNRT itu kepada partai lain.     

Presiden Ramos Horta mendukung CNRT untuk membawa kasus pelanggaran pemilihan itu ke pengadilan.

Sementara itu, Ketua Umum PD, Mariano Assanami Sabino Lopes mengatakan PD mempunyai tanggung jawab dan siap untuk menduduki jabatan apa saja apabila namanya masuk dalam daftar pemerintahan IX.

“PD tahu diri hanya ada enam (6) kursi. Karena itu, CNRT yang mempunyai kewenangan. Kalau PD dan CNRT sudah sepakat untuk jalan bersama berarti akan berbicara bersama-sama bukan mengambil keputusan sendiri,” kata Mariano.

Ia mengatakan PD siap untuk menerima jabatan apa saja yang diberikan CNRT. Ia juga sudah pernah masuk dalam bursa presiden republik sehingga sudah menyiapkan diri apabila diberi tanggungjawab.

(eme)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here