Dom Martinho Lopes Kontribusi Untuk Kemerdekaan Timor Leste

DILI, STLNEWS.co – Pemimpin Kharismatik Kay Rala Xanana Gusmao mengatakan banyak orang memberikan kontribusinya untuk  Kemerdekaan Timor Leste. Salah satunya adalah Dom Martinho da Costa Lopes.

“Kaum muda harus tahu bahwa Dom Martinho da Costa Lopes mempunyai kontribusi besar untuk kemerdekaan Timor Leste. Karena itu, Piala Dom Martinho da Costa Lopes untuk mengenang jasanya bagi kemerdekaan Timor Leste,” kata Xanana Gusmao dalam acara penutupan Piala Dom Martinho da Costa Lopes di Stadion Municipal Dili, Sabtu (17/6/2023).  

Menurut Xanana, Dom Martinho da Costa Lopes adalah seorang pahlawan nasional yang ikut berpartisipasi pada perang pembebasan rakyat Timor. Dom Martinho da Costa Lopes juga sebagai promotor untuk olahraga sepakbola, termasuk promotor untuk harmonisasi pemain untuk saling hormati.

“Dalam kegiatan olahraga  tentunya ada yang menang dan ada yang kalah, tetapi yang terpenting adalah keharmonisan antara pemain dari berbagai daerah bertemu dan saling menghormati satu sama lain,” tuturnya.     

Dikatakan, Piala Dom Martinho da Costa Lopes untuk mengingatkan kepada kaum muda yang ikut berpartisipasi pada pertandingan sepakbola merebut Piala Dom Martinho da Costa Lopes harus tahu bahwa ini untuk memberikan penghormatan kepada pahlawan nasional yang memberi kontribusinya ketika Timor Leste menghadapi situasi sulit membawa surat dari pejuang Timor ke luar negeri.

“Kita sudah kalah perang  pada 1978 dan 1981, namun terus berupaya mengirimkan sebuah dokumen ke luar negeri melalui Dom Martinho da Costa Lopes. Dokumen itu sampai ke tangan kawan-kawan seperjuangan di luar negeri, seperti Jose Ramos Horta dan lainnya,” kata Xanana.

Ia menambahkan atas perjuangan Dom Martinho da Costa Lopes yang berhasil membawa dokumen perjuangan ke luar negeri bukan merupakan sesuatu yang gampang dan melalui dokumen itu dunia luar mengetahui bahwa masih ada perang di Timor Leste.

“Saya mau ingatkan kepada kaum muda untuk mengenang jasa besar Dom Martino da Costa Lopes. Akibat dari dokumen yang berhasil sampai ke tangan para pejuang Timor di luar negeri, Dom Martinho da Costa Lopes harus dikeluarkan dari Timor ke Portugal. Jadi, Dom Carlos Filipe Ximenes Belo, SDB terima hadiah Nobel Perdamaian, tetapi sebelumnya Dom Martinho Lopes bekerja keras, berhasil menemui saya pada 1982 dan membawa dokumen ke luar negeri,” tuturnya.

Xanana mengatakan bahwa proses untuk mengirim dokumen ke luar negeri tidak gampang karena dari Dili ke Jakarta dan terus ke luar negeri sehingga dunia internasional tahu bahwa perang di Timor masih terus berlangsung.

(mar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here