Istri PM Taur Matan Ruak Dimakamkan, Paus Fransiskus Sampaikan Belasungkawa

DILI, STLNEWS.co – Pemimpin umat Katolik Sedunia, Paus Fransiskus menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar Perdana Menteri (PM) Taur Matan Ruak  yang kehilangan orang tercinta, Dra. Isabel da Costa Ferreira.

Penyampaian ucapan belasungkawa  Paus Fransiskus itu disampaikan melalui Duta Besar Tahta Suci Vatikan di Timor Leste, Monsinyur Marco Sprizzi  melalui Misa Requem untuk almarhum Isabel da Costa Ferreira di Gereja Paroki Nossa Senhora Imaculada da Conceiçao Balide, Dili, Rabu (21/6/2023).

“Turut  berduka cita untuk Perdana Menteri, Jenderal Taur Matan Ruak karena kehilangan sang istri tercinta, Mendiang Isabel da Costa Ferreira,” tulis pesan Paus Fransiskus.

Misa Requem dipimpin Uskup Agung Metropolitan Dili, Dom Virgilio Kardinal do Carmo da Silva, SDB, didampingi lebih dari 30 pastor. Misa Requem dihadiri ribuan orang dari berbagai kalangan yaitu anggota pemerintahan konstitusional ke-8, masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi nasional dan internasional.   

PM Taur Matan Ruak didampingi tiga orang anaknya masing-masing,  Queshadhip Ruak Ferreira de Vasconcelos, Lola Ruak Ferreira de Vasconcelos dan Tamarisa Ruak Ferreira de Vasconcelos duduk di kursi depan mengekspresikan rasa duka yang mendalam.

Uskup Agung Metropolitan Dili, Dom Virgilio Kardinal do Carmo da Silva, SDB, memberkati jenazah Isabel da Costa Ferreira yang terbaring kaku dalam peti jenazah yang dibalut dengan bendera nasional Timor Leste.

Dalam kotbahnya, Dom Virgilio Kardinal do Carmo da Silva mengatakan almarhuma Isabel da Costa Ferreira adalah salah satu contoh seorang nasrani yang sesungguhnya.

Karena itu, meninggalnya Isabel Ferreira bukan hanya kehilangan untuk keluarga tetapi untuk semua orang Timor. Banyak orang datang  ke rumah duka memberi penghormatan terakhir.

“Selama hidupnya, mendiang menjalani tanggung jawabnya sebagai seorang perempuan, seorang  ibu dan seorang istri dengan baik.  Meskipun hanya 49 tahun tinggal di dunia, tetapi mendiang menunjukkan kualitas hidup yang terbaik dan memberikan inspirasi bagi banyak orang,” tuturnya. 

Dom Virgilio Kardinal do Carmo da Silva yakin banyak orang mendapatkan inspirasi dari almarhuma. Karena almarhuma orang yang memiliki devosi kepada Ekaristi Kudus dan berdevosi pada  Bunda Maria. Karena itu, Dom Virgilio  mengajak semua orang untuk berdoa agar Bunda Maria dapat mendampingi mendiang sampai kehadirat Tuhan.

Pada kesempatan itu, Dom Virgilio turut memberikan belasungkawa pada Perdana Menteri, Taur Matan Ruak dan ketiga anaknya serta semua keluarga atas kehilangan  orang tercinta, Isabel da Costa Ferreira.

Setelah Misa Requem, jenazah Isabel da Costa Ferreira dibawa ke  tempat perisirahatan terakhir di Taman Pemakaman Umum (TPU)  Bekusi, Dili. Ketika jenazah dimasukan dalam kubur, PM Taur Matan Ruak dan ketiga anaknya meneteskan air mata. Pemakaman itu diwarnai dengan tembakan salvo ke udara.  

Isabel da Costa Ferreira menghembuskan nafas terakhir di kediamannya, Metiaut, Dili, Minggu (18/06/2023), pukul 20: 48 WTL,  setelah sekian lama berjuang melawan penyakit kanker usus yang dideritanya. Almarhuma meninggal dunia dalam usia 49 tahun (15 April 1974-18 Juni 2023).

Isabel da Costa Ferreira dan Taur Matan Ruak menikah pada Mei 2001. Mereka dikaruniai tiga orang anak masing-masing, Queshadhip Ruak Ferreira de Vasconcelos, Lola Ruak Ferreira de Vasconcelos dan Tamarisa Ruak Ferreira de Vasconcelos.

(eme)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here