Jepang Dukung Timor Leste Masuk ASEAN

DILI, STLNEWS.co — Terkait dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) peringatan 50 tahun persahabatan dan kerja sama antara ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) dan Jepang, juga diadakan KTT bilateral antara Jepang dan Timor-Leste. Perdana Menteri Jepang, KISHIDA Fumio menyatakan komitmennya untuk mendukung akses Timor-Leste ke ASEAN.

Duta Besar Jepang untuk Timor Leste, Tetsuya Kimura mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Jepang di Pante Kelapa, Dili, Senin (18/12/2023).

Dubes Tetsuya Kimura menjelaskan bahwa Perdana Menteri Jepang, KISHIDA Fumio menerima kunjungan dari Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmão dari 15 hingga 19 Desember 2023, untuk berpartisipasi dalam KTT Peringatan 50 Tahun Persahabatan dan Kerja Sama antara ASEAN dan Jepang.

Mereka mengadakan pertemuan pada 16 Desember, melakukan diskusi yang produktif tentang hubungan antara Jepang dan Timor-Leste, serta kerja sama regional dan internasional.

Berdasarkan persahabatan dan kerja sama yang telah terjalin selama lebih dari 20 tahun, termasuk kontribusi Jepang dalam pembangunan Timor-Leste sebagai negara yang damai dan demokratis, para pemimpin Timor-Leste dan Jepang menyatakan kesiapan mereka untuk memperkuat hubungan bilateral mereka dengan meningkatkannya melalui Kemitraan Lanjutan untuk Pertumbuhan dan Kemakmuran, serta Kemitraan Komprehensif untuk Pertumbuhan dan Pembangunan Berkelanjutan.

Dia menyebutkan bahwa dalam pernyataan bersama ini, kedua pemimpin menegaskan bahwa kedua negara berbagi nilai-nilai dan prinsip-prinsip fundamental seperti kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia, martabat, dan supremasi hukum sebagai dasar penting dalam hubungan bilateral mereka.

Kedua kepemimpinan menekankan komitmen kuat mereka terhadap perdamaian global dan tatanan internasional yang bebas dan terbuka berdasarkan hukum. Dalam konteks ini, kedua pemimpin menunjukkan komitmen mereka untuk mempromosikan dialog di berbagai tingkatan dan kerja sama konkret di berbagai bidang.

Perdana Menteri Jepang KISHIDA memuji upaya konsisten Timor-Leste dalam pembangunan nasionalnya sejak mendapatkan kemerdekaan kembali pada tahun 2002. Selain itu, PM Xanana Gusmão menyatakan apresiasinya atas bantuan Jepang dalam berbagai bidang seperti pembangunan infrastruktur, diversifikasi ekonomi, penyediaan layanan sosial, dan upaya pengembangan sumber daya manusia di Timor-Leste.

 “Ketika kita merefleksikan lima dekade terakhir dari upaya kolaboratif antara ASEAN dan Jepang, kita mengakui kekuatan transformatif dari persatuan, pemahaman, dan aspirasi bersama. KTT peringatan ini berdiri sebagai bukti dari ikatan abadi yang telah ada selama bertahun-tahun kerja sama, mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di wilayah kami,” kata PM Xanana.

Sebagai pengamat di ASEAN, Timor-Leste merasa terhormat untuk menyaksikan dan menjadi bagian dari perayaan ini. Perjalanan Timor-Leste menuju keanggotaan penuh di ASEAN mencerminkan komitmen terhadap integrasi regional, pembangunan ekonomi, dan membina hubungan budaya.

“Kami menyadari pentingnya menjadi peserta aktif dalam dialog yang membentuk masa depan wilayah kami. Timor-Leste menghargai prinsip-prinsip yang telah diperjuangkan oleh ASEAN dan Jepang selama bertahun-tahun. Dimana, prinsip-prinsip inklusivitas, saling menghormati, komitmen terhadap kemakmuran bersama, dan Visi Komunitas ASEAN,” katanya.

PM Xanana meyakini bahwa Timor-Leste terinspirasi oleh pencapaian kemitraan ini dan berharap dapat menyumbangkan perspektif unik untuk visi bersama Asia Tenggara yang harmonis dan sejahtera.

Timor-Leste memuji arah baru kerjasama antara ASEAN dan Jepang, serta berharap untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan ini dan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan sosial dengan ASEAN dan mitranya, termasuk Jepang.

Meskipun berdiri sebagai pengamat, Timor-Leste tetap berkomitmen untuk memperdalam keterlibatannya dengan ASEAN. Perjalanan Timor-Leste baru saja dimulai, dan sangat menantikan hari dimana dapat berkontribusi lebih aktif dalam dialog dan inisiatif yang mendefinisikan kawasan yang dinamis ini.

Xanana mengucapkan terima kasih kepada seluruh negara anggota ASEAN dan mitra dialog atas dukungan yang tak tergoyahkan dalam persiapan untuk bergabung dengan ASEAN pada tahun 2025.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Indonesia yang telah menjadi ketua ASEAN tahun 2023 dan berharap setiap keberhasilan untuk Laos yang akan menjadi ketua ASEAN pada tahun 2024,” pintanya.

Ia berharap bahwa KTT peringatan ini dapat menjadi mercusuar harapan dan inspirasi bagi masa depan hubungan ASEAN-Jepang. Timor-Leste, sebagai pengamat, siap untuk belajar, terlibat, dan memberikan kontribusi yang berarti bagi tujuan bersama yang mengikat kedua negara.

(jos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here