Masuk Usia 60 Tahun, Pemerintah Pensiunkan 158 Personil PNTL

DILI, STLNEWS.co – Pemerintahan Konstitusional ke-8 pimpinan Perdana Menteri (PM) Taur Matan Ruak melepas 158 anggota Polisi Nasional Timor Leste (PNTL) kembali ke masyarakat menjadi orang sipil dan menghargai mereka sebagai pahlawan baru untuk Timor Leste, karena mereka melayani masyarakat dan negara dengan penuh cinta hingga usia tua.

Menteri Dewan Menteri, Fidelis Leite Magalhães mengatakan hal itu ketika mewakili Perdana Menteri menghadiri acara pelepasan 158 personil anggota PNTL menjadi orang sipil di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PNTL, Komoro, Dili, Jumat (16/6/2023).

Menurut Fidelis, tidak seorang pun yang bekerja di institusi tinggal permanen di institusi tersebut, tetapi sampai usia yang ditentukan pemerintah yaitu 60 tahun harus dipensiunkan agar bisa menikmati masa pensiunnya.

“Saya mau katakan bahwa kalian yang sudah memasuki usia pensiun dan dilepas ke masyarakat menjadi orang sipil adalah pahlawan baru karena kalian yang mendirikan institusi PNTL dari nol hingga mengalami perkembangan yang signifikan. Pemerintah tidak akan lupa jasa-jasa kalian,” kata Fidelis.

Sementara itu, Komandan Umum PNTL, Komisaris Polisi, Henrique da Costa mengatakan masa pensiun adalah suatu proses yang biasa terjadi di institusi dan PNTL sudah memulai melakukan hal ini bahwa tidak ada orang yang permanen dalam suatu institusi. 

“Dedikasi kalian selama 20 tahun lebih di institusi PNTL sudah berkontribusi untuk kemajuan institusi ini dan kami tidak akan lupa dedikasi kalian. Kemajuan institusi ini hitung juga dukungan yang sudah diberikan oleh kalian,” tuturnya.

Komandan PNTL Henrique juga mengatakan meskipun mulai 1 Juli 2023, 158 personil PNTL tidak lagi anggota PNTL, tetapi pintu PNTL tetap terbuka apabila membutuhkan sesuatu. Karena itu, gunakanlah uang pensiun dengan sebaik-baiknya, investasi untuk anak sekolah dan bangun rumah untuk keluarga agar keluarga senang.    

Ketua panitia untuk acara pelepasan 158 personil PNTL ke masyarakat menjadi orang sipil, Superentidente Xefe Arquimino Ramos mengatakan acara pelepasan ini dilakukan berdasarkan hukum organik PNTL baru dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PNTL yang sudah disahkan pada September 2022.

“Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga tentang keanggotaan PNTL, apabila memasuki usia 60 tahun harus pensiun. Jadi, tidak ada aturan mengatur setiap orang meminta dipensiunkan. Kalau sudah memasuki usia 60 tahun sudah harus dipensiunkan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Panglima Angkatan Bersenjata F-FDTL, Letnan Jenderal (Letjen) Domingos Raul “Falur Rate Laek” menyampaikan selamat kepada 158 personil PNTL yang menjalani hidup baru sebagai orang sipil.

“Saya sampaikan selamat kepada institusi PNTL yang sudah merealisasikan pesiun kepada anggota PNTL yang memasuki usia 60 tahun. Kalian yang dilepas menjadi orang sipil adalah orang-orang yang memiliki patriotisme dan nasionalis yang baik. Apa yang terjadi di institusi PNTL akan dilakukan juga di institusi F-FDTL,” kata Falur Rate Laek.

Falur Rate Laek juga meminta kepada generasi baru PNTL harus mengikuti jejak mereka yang sudah memasuki usia pensiun karena mereka sudah menunjukkan dedikasinya untuk institusi dan negara.

(efi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here