Pemerintah Brasil Beri Beasiswa Pada 29 Mahasiswa Timor-Leste

DILI, STLNEWS.co — Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis (MPIE), Gastão Francisco de Sousa,  mengucapkan selamat kepada 29 mahasiswa penerima beasiswa  dari pemerintah Brasil dan meminta mereka untuk disiplin belajar agar dapat menyelesaikan studi sesuai dengan kontrak yang diberikan oleh FDCH (Lembaga Dana Pengembangan Sumber Daya Manusia).

“Timor-Leste melalui FDCH mengirimkan para mahasiswa yang menerima beasiswa setiap tahunnya untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Tahun ini kami mengirim 29 pelajar lagi untuk melanjutkan studi di beberapa universitas swasta dan negeri di Brasil,” kata Gastao de Sousa kepada wartawan di City8 Manleuana, Dili, Selasa (5/12/2023).

Dia menggarisbawahi, pengiriman mahasiswa sangat penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di berbagai sektor sehingga dapat berkontribusi dalam proses pembangunan nasional di Timor-Leste di masa depan.

Sementara, Direktur Eksekutif FDCH, Julio Aparacio mengatakan ke-29 pelajar beasiswa tersebut akan diberangkatkan ke Brasil pada 9 Desember 2023 secara bertahap.

Ke-29 mahasiswa tersebut mendapatkan beasiswa kedokteran,  program magister dan doktor dalam berbagai bidang tertentu seperti bidang ilmu sosial dan ilmu pengetahuan alam.

Karena itu, dia minta kepada para penerima beasiswa untuk belajar secara disiplin dan mematuhi kontrak yang mereka tandatangani.

“Kalian harus giat belajar untuk menyelesaikan studi sesuai dengan kontrak masing-masing yang ditandatangani dengan FDCH, selain itu sebagai perwakilan Timor-Leste di Brasil tentunya harus mengharumkan nama Timor-Leste di Brasil,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Duta Besar Brasil di Timor-Leste, Mauricio Medeiros de Asis, mengimbau kepada para penerima beasiswa untuk belajar dengan disiplin dan mampu beradaptasi dengan budaya Brasil yang ada serta menguasai bahasa Portugis agar mudah berkomunikasi.

“Anda harus belajar minimal dua jam setiap hari dan juga beradaptasi dengan budaya Brasil. Selain itu, anda semua harus menguasai bahasa Portugis untuk berkomunikasi agar dapat menyelesaikan kursus dengan cepat yang berkontribusi dalam pembangunan Timor-Leste di masa depan,” tuturnya.

Dubes Mauricio de Assis juga meminta kepada seluruh para penerima beasiswa untuk waspada terhadap diri sendiri karena budaya Brszil sangat berbeda dengan budaya yang ada di Timor- Leste.

Ke-29 penerima beasiswa tersebut antara lain 16 pelajar akan menempuh studi kedokteran selama enam tahun. Sementara, 13 pelajar lainnya akan mengambil gelar master selama dua tahun, dan gelar doktor selama empat tahun.

Ke-13 pelajar penerima beasiswa tersebut berasal dari East Timor Coffee Institute (ETCI) dan Institute of Business (IOB).

FDCH mengalokasikan $9 juta dalam anggaran tahunannya untuk tahun 2023 agar mendanai beasiswa Timor-Leste di dalam dan luar negeri, termasuk 29 penerima beasiswa baru yang akan melanjutkan studi di Brasil sesuai dengan kontrak masing-masing yang ditentukan oleh FDCH.

(jac)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here