PNTL-FDTL Akan Tangkap Orang Yang Tembak Dan Bakar Petasan

DILI, STLNEWS.co – Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL)  bekerja sama dengan Pasukan Pertahanan FALINTIL-FDTL, tidak akan mentolerir siapapun yang menembak dan membakar petasan pada siang dan malam karena sangat mengganggu ketenangan dan ketertiban masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Wakil Kepala Komisaris PNTL, Komisaris Pedro Belo  kepada wartawan di Matadouru, Dili, Rabu (27/12/2023).

Dia menyatakan bahwa Kepolisian Nasional Timor-Leste dan Pasukan Pertahanan akan melakukan operasi yang ketat untuk menargetkan warga yang menembak  petasan baik siang maupun malam di Kota Dili.

“Kami akan melakukan operasi bersama dengan F-FDTL di daerah-daerah yang terdengar tembakan petasan,” ujarnya.

Pedro menjelaskan bahwa menembak petasan hanya boleh dilakukan dalam jangka waktu tertentu selama 24 jam pada tanggal 1 Januari 2024, tepat tengah malam. Jika penembakan petasan di luar waktu yang ditentukan akan berurusan dengan aparat keamanan.

Ia meminta kepada orangtua untuk menasihati anak-anaknya agar tidak melanggar himbauan ini karena PNTL dan F-FDTL akan mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang terlibat dalam aktivitas ini yang mengganggu ketenangan dan ketertiban.

“Operasi bersama akan diperketat di berbagai lingkungan hingga tanggal 1 Januari 2024, dan mereka yang terbukti bersalah akan menghadapi konsekuensi. Hukum telah diberlakukan di negara kita. Karena itu, semua orang harus mematuhinya dan tidak melakukan kejahatan karena akan menghadapi konsekuensi,” ujarnya.

Pedro Belo mendorong para pemuda untuk bekerja sama dengan otoritas keamanan PNTL dan F-FDTL untuk mengidentifikasi orang-orang yang menembak  petasan karena PNTL membutuhkan kolaborasi dari semua pihak untuk menjamin keamanan dan ketertiban  bagi masyarakat.

Tembakan Petasan Masih Berlanjut

Menurut akademisi UNTL, Duarte Nunes do Carmo, meskipun PNTL sudah  melarang menembak petasan, namun individu terus melakukan perilaku ini.

“Polisi mengklaim bahwa orang tidak menembak petasan, tetapi pada kenyataannya, polisi masih melihat individu menembak petasan di lorong-lorong dekat terminal Bekora dan Pasar Taibesi,” kata  Duarte Nunes do Carmo.

Dia  mengungkapkan bahwa  masih banyak individu yang terus menembak petasan, dan masyarakat sering kali menyaksikan insiden-insiden seperti ini. Namun, PNTL berpura-pura tidak melihat dan tidak mengambil tindakan di berbagai lingkungan.

“Pada malam hari, orang menembak petasan  di banyak tempat, terutama setelah tengah malam. Tiba-tiba, ada tembakan. Kita harus berhati-hati karena orang menembak petasan di lorong-lorong, toko-toko, dan polisi hanya menyaksikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan lain, Kepala PNTL Distrik Dili, Superintendente, Orlando Gomes, menyebutkan bahwa PNTL akan patroli di lingkungan tempat pemuda melakukan tembakan petasan karena masyarakat membutuhkan istirahat yang tenang di malam hari.

“Kami akan melakukan kegiatan pemeriksaan dan patroli di lingkungan untuk mengendalikan individu yang menembak petasan dan memastikan masyarakat kami menikmati malam yang tenang. Namun, kami melihat insiden tembakan petasan  di berbagai tempat karena ketika polisi tiba, pelaku lenyap,” ujarnya.

Tembakan Petasan  di Manufahi

Selama perayaan Natal di Distrik Manufahi, terdapat laporan penembakan atau tembakan petasan, namun tidak ada ancaman bagi individu lainnya.

Administrator  Distrik Manufahi, Arantes Isaac Sarmento mengatakan bahwa selama perayaan Natal, beberapa komunitas menembak petasan, namun insiden tersebut terjadi di area pasar.

“Hingga hari ini, saya belum menerima laporan dari pos keamanan, desa-desa, atau pusat kesehatan mengenai penembakan petasan atau tembakan yang mengancam nyawa orang. Mungkin ada kejadian di mana komunitas menembak atau menembakkan petasan  selama hari-hari Natal yang penting, seperti tanggal 24 dan 25, tetapi itu tidak membahayakan orang lain,” kata Administrator Arantes Isaac Sarmento.

Dia  juga menyatakan bahwa setelah perayaan Natal, beberapa komunitas tidak menembak petasan, sementara beberapa insiden sporadis terjadi hanya pada beberapa malam tertentu.

(mar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here