Promosikan Perdamaian, g7+ Dan Kemendagri Tandatangani MoU

DILI, STLNEWS.co – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan organisasi internasional g7+ menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) untuk mempromosikan perdamaian  di Timor Leste berbasis komunitas.  

“Tujuan dari penandatanganan MoU antara g7+ dan Kementerian Dalam Negeri  adalah untuk menjadi kemitraan selama 5 tahun ke depan dalam mempromosikan perdamaian di Timor Leste, membentuk tim bersama antar-kementerian untuk melakukan promosi perdamaian berbasis komunitas,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) g7+, Helder da Costa  di Kantor Sekretariat g7+ Dili, Kamis (28/12/2023).

Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada Kemendagri karena telah mempercayakan g7+ sebagai mitra strategis untuk menandatangani MoU selama 5 tahun ke depan, dalam area yang diidentifikasi untuk pendidikan warga, pembentukan perdamaian, yang akan menjadi dasar sosialisasi untuk mempromosikan perdamaian di Timor Leste.

“Misi kemitraan g7+ adalah untuk mempromosikan perdamaian  di dalam negeri dan berbagi pengalaman dengan negara lain. Kami juga merasa terhormat untuk menandatangani MoU ini dengan Kemendagri,” tuturnya.

Dikatakan bahwa g7+ berkomitmen untuk bekerjasama  dengan Kemendagri pada tahun 2024, karena Kemendagri mengawasi aktivitas yang signifikan. Hal ini juga akan dimasukkan dalam program g7+ 2024 untuk mempromosikan perdamaian di dalam negeri.

“Kita berada di ambang bergabung dengan ASEAN, sehingga langkah pertama adalah mengondisikan negara kita, sehingga orang-orang memiliki keyakinan untuk berinvestasi dan terlibat dalam kegiatan multi-sektoral. Hal ini akan memungkinkan kita masuk ke ASEAN dengan keberanian dan keyakinan yang kuat,” tegasnya.

Dia menekankan bahwa g7+ akan mendelegasikan Dr. Feliz Piedade sebagai titik vokal untuk membantu tim Kemendagri dalam menciptakan dan mendirikan komisi antar-kementerian tentang pendidikan warga, menunjukkan kesiapan g7+ untuk berkontribusi pada tim.

Menurut rencana, pendidikan warga akan disediakan, dan tim gabungan yang dipimpin oleh Kemendagri  dan melibatkan g7+ akan berinteraksi dengan anggota Parlemen Nasional, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempromosikan perdamaian bersama.

Ia menambahkan bahwa dalam beberapa tahun mendatang, g7+ akan mempromosikan kegiatan olahraga untuk pemuda bekerja sama dengan Kementerian Pemuda, Olahrga dan Kebudayaan, termasuk entitas lainnya, untuk secara kolektif mempromosikan perdamaian dan stabilitas di negara.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Francisco da Costa Guterres mengatakan bahwa g7+ dapat secara signifikan membantu Kemendagri dalam mempromosikan perdamaian dan stabilitas di Timor Leste.

“Saya percaya kolaborasi kami dengan g7+ telah dimulai, tetapi kami belum secara resmi mengkristalkan metode atau mekanisme kerja kami. Oleh karena itu, saya percaya kami perlu meresmikan kolaborasi ini untuk bekerja bersama secara lebih efektif untuk mempromosikan aktivitas di tingkat bawah. Saya bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh g7+ karena merupakan organisasi internasional yang telah banyak melakukan untuk mempromosikan perdamaian di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang konflik,” kata Francisco.

Dikatakan, dengan pengalaman yang dimiliki g7+,  Kemendagri ingin meminta bimbingan g7+ untuk membantu Kemendagri dalam melaksanakan layanan-layanan dan mempromosikan perdamaian di dalam negeri.

Dia mengindikasikan bahwa program prioritas ini dalam Pemerintahan IX bertujuan untuk memulai dan terus mempromosikan perdamaian di komunitas-komunitas, dimulai dari tingkat desa dan kecamatan, untuk memotivasi dan mendorong nasionalisme ekonomi, sehingga meningkatkan kehidupan masyarakat.

Ia menekankan bahwa pada tahun 2024, Kemendagri akan memulai pendirian komisi nasional tentang pendidikan warga, melibatkan kementerian-kementerian besar, untuk mempromosikan perdamaian melalui dialog dan mengidentifikasi kebutuhan dasar di setiap area atau kecamatan.

()

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here