Rakyat Minta Xanana Perdana Menteri

DILI, STLNEWS.co – Kepala Desa Kaikoli, Hipolito Margues Sarmento mengatakan rakyat meminta kepada Ketua Umum Partai CNRT, Kay Rala Xanana Gusmao untuk menduduki kursi Perdana Menteri (PM) Timor Leste memimpin pemerintahan ke-9.

Bukan hanya keinginan rakyat, tetapi dunia internasional mengharapkan figur Xanana untuk memimpin Timor Leste. Momentum Timor Leste untuk menjadi anggota penuh ASEAN, maka figur Xanana menjadi penting untuk mendapat dukungan dari negara-negara anggota ASEAN. 

“Rakyat melihat CNRT, rakyat  melihat figur Xanana. Rakyat tidak melihat yang lain,” kata Kepala Desa Kaikoli, Hipolito Marques Sarmento kepada STL di Dili, Selasa (23/5/2023).    

Menurutnya, selama Xanana masih ada, rakyat masih terus memberi kepercayaan kepadanya untuk memimpin negara ini. Karena figur Xanana bukan hanya dikenal di Timor Leste, tetapi dikenal luas di luar negeri. 

 “Dari observasi pribadi saya bahwa rakyat masih memberi kepercayaan kepada Xanana untuk memimpin negara ini untuk memperbaiki ekonomi rakyat Timor Leste untuk hidup bahagia dan sejahtera,” tuturnya.

Rakyat Timor Leste, kata Hipolito, mengharapkan Xanana menjadi Perdana Menteri untuk memimpin pemerintahan ke-9 dan memimpin sampai akhir mandatnya. Jangan seperti dulu, beberapa tahun menjadi Perdana Menteri, lalu di tengah jalan serahkan jabatan itu kepada orang lain.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Kaikoli, Jose da Costa Belo mengatakan hasil perhitungan suara nasional sudah menunjukkan bahwa Partai CNRT menang pemilihan parlamen 2023. Dengan demikian, Partai CNRT akan memimpin pemerintahan ke-9.

“Kami minta kalau CNRT bentuk pemerintahan ke-9, maka Perdana Menterinya harus Xanana Gusmao. Kami rakyat membutuhkan kepemimpinan Maun Boot Xanana Gusmao. CNRT harus merealisasikan janji-janjinya kepada rakyat saat kampanye pemilihan parlamen, “ tuturnya. 

Kepala Desa Komoro, Eurico da Costa de Jesus mengapresiasi partisipasi 17 partai politik dalam pemilihan parlamen 2023. Meskipun hanya lima partai politik yang mendapatkan kursi, namun partai kecil tidak perlu berkecil hati karena ini adalah suatu keberhasilan yang tertunda.

“Harus semangat, jangan putus asa, lima tahun mendatang berjuang lagi untuk menyuburkan demokrasi di Timor,” ujarnya.   

Maria  da Costa, salah seorang warga Desa Komoro berharap agar pemerintahan yang baru memperioritaskan sektor pendidikan, infrastruktur dan kesehatan.

(jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here